🚨 HOTLINE DARURAT SAR, Hubungi 115 untuk laporan keadaan darurat 24 jam!
Jl. Pelabuhan No. 1, Komplek SAR mamasa (0265) 181780 Senin–Jumat 08.00–15.00 WIB

Struktur Organisasi

Susunan organisasi BASARNAS mamasa mamasa, struktur sistematis untuk operasi SAR yang cepat dan terkoordinasi.

Pimpinan Kantor

Pimpinan BASARNAS mamasa

Tim pimpinan yang memimpin arah strategis operasi pencarian dan pertolongan di mamasa.

Kepala Kantor SAR

Memimpin penyelenggaraan operasi SAR & kebijakan pencarian dan pertolongan di mamasa.

Kasubsi Operasi SAR

Bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, dan koordinasi setiap operasi SAR di mamasa.

Kasubsi Sumber Daya

Mengelola personil rescuer, peralatan, sarana SAR, & pelatihan internal BASARNAS mamasa.

Sub-Bidang & Unit

Unit Operasional

Setiap unit memiliki tugas khusus untuk mendukung operasi SAR cepat dan profesional di mamasa.

01

Unit Operasi Darat

Tim rescuer khusus operasi pencarian di pegunungan, hutan, dan area daratan mamasa.

02

Unit Operasi Perairan

Tim diver dan kapal SAR untuk operasi penyelamatan di laut, sungai, dan danau mamasa.

03

Pusat Komunikasi (Pusdalop)

Operator hotline 115, koordinasi radio, dan dispatch tim ke lokasi insiden 24 jam.

04

Unit Logistik & Sarana

Pemeliharaan peralatan rescue, kapal SAR, kendaraan operasional, dan stok logistik darurat.

05

Unit Diklat SAR

Penyelenggaraan pelatihan internal rescuer dan eksternal untuk masyarakat mamasa.

06

Unit Tata Usaha

Administrasi kepegawaian, keuangan, dan pelaporan kinerja BASARNAS mamasa.

Bagan Organisasi

BASARNAS mamasa dipimpin oleh Kepala Kantor SAR yang membawahi dua Kasubsi: Operasi SAR dan Sumber Daya. Masing-masing membawahi unit operasional yang fokus pada bidang spesifik.

Struktur ini memungkinkan koordinasi cepat saat operasi darurat, Pusdalop menerima panggilan 115, Kasubsi Operasi langsung dispatch tim sesuai jenis insiden (darat/air/udara), didukung Logistik dan Komunikasi yang siap 24 jam.

Koordinasi Eksternal: BASARNAS mamasa berkoordinasi rutin dengan BNPP pusat, BPBD mamasa, TNI, POLRI, BMKG, KKP, dan komunitas relawan SAR di wilayah operasi.